
Siswa kelas IX SMP Swasta Eka Edukasi Cahaya baru-baru ini melaksanakan proyek pembelajaran menarik pada mata pelajaran IPS. Dengan tema Benua, mereka berkreasi membuat peta benua menggunakan bubur kertas. Proyek ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori mengenai letak dan ciri benua, tetapi juga mampu menuangkannya ke dalam sebuah karya kreatif yang nyata.
Proses pengerjaan dimulai dengan pembuatan bubur kertas dari bahan kertas bekas. Siswa merendam, menghancurkan, dan mencampurnya dengan lem agar menjadi adonan yang bisa dibentuk. Selain melatih keterampilan motorik, tahapan ini juga menumbuhkan kesadaran untuk memanfaatkan kembali barang bekas yang sering dianggap tidak berguna.
Tahap berikutnya adalah membentuk pola benua sesuai peta. Dengan ketelitian dan kerja sama kelompok, siswa menempelkan bubur kertas di atas karton hingga menyerupai bentuk daratan yang sesuai. Setelah kering, peta diberi warna untuk membedakan wilayah daratan dan lautan, serta dilengkapi simbol-simbol sederhana yang merepresentasikan ciri khas setiap benua.
Melalui kegiatan ini, siswa belajar menggabungkan pengetahuan dan keterampilan. Mereka tidak hanya memahami nama, letak, dan karakteristik benua, tetapi juga mengasah kreativitas, kesabaran, serta kemampuan bekerja sama. Proyek ini membuktikan bahwa belajar IPS bisa menyenangkan karena teori dipadukan dengan praktik langsung.
Hasil karya peta benua dari bubur kertas kemudian dipajang di ruang kelas dan perpustakaan sekolah. Hal ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras siswa sekaligus inspirasi bagi adik kelas untuk terus berinovasi dalam proses belajar. Pameran karya juga membuat siswa lebih percaya diri terhadap hasil jerih payah mereka.
oleh: Tim Jurnalistik SMPS EEC

